Ramadan 1447 H/2026, Baznas KP Salurkan Rp 3,5 Miliar untuk 8.149 Mustahik

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kulon Progo selama Ramadan 1447 H/2026 H menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sejumlah Rp3.558.800.000. Penyaluran ini menyasar sebanyak 8.149 mustahik tersebar di wilayah Kulonprogo. Penyerahan bantuan simbolis dilakukan Wakil Bupati Kulonprogo Ambar Purwoko kepada perwakilan pengayuh becak dan pasukan kuning  di depan Rumah Dinas Bupati, Rabu (4/3/2026). 
 
Ketua Baznas Kulonprogo, H Alfanuha Yushida MPMat menyampaikan,  penyaluran tersebut terbagi ke dalam beberapa program unggulan daerah, yakni Kulonprogo Peduli, Kulonprogo Takwa, dan Kulonprogo Makmur. Selain program daerah, juga bersinergi dengan Baznas RI melalui program Z-Auto, dan Z-Ifthar yang dilaksanakan di Kapanewon Wates serta rencana pendirian Posko Mudik di daerah Sentolo jelang akhir Ramadan mendatang.
 
"Terkait Z-Auto dari target 5.000 layanan servis motor secara nasional, Kulonprogo mendapatkan jatah 100 titik. Sebanyak 70 dialokasikan di lokasi acara hari ini, dan 30 lainnya diserahkan kepada 15 mekanik binaan untuk menjangkau mustahik di sekitar bengkel mereka. Sedangkan bantuan untuk pengayuh becak diberikan @Rp 200 ribu ," ujar Alfanuha.
 
Alfanuha mengakui adanya sedikit kenaikan pada nilai penyaluran dibandingkan tahun sebelumnya. Pihaknya berharap peningkatan ini linear dengan dampak manfaat yang dirasakan oleh masyarakat luas. "Baznas Kulonprogo merencanakan penyaluran dana sebesar Rp3,558 miliar selama bulan Ramadan tahun ini. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu yang berada di angka Rp3,557 miliar,”terang Alfanuha.
 
Alfanuha menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam mengelola dana umat. "Kami tetap menjaga zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki agar disalurkan sesuai dengan prinsip Tiga Aman: Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI," tegasnya.
 
Sementara Wakil Bupati Kulonprogo, Ambar Purwoko mengapresiasi atas kinerja Baznas. Ia menilai kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, terutama di tengah bulan suci. "Zakat adalah hak bagi mereka yang membutuhkan. Kami berterima kasih karena jumlah penyaluran tahun ini meningkat. Semoga yang menerima mendapatkan manfaat yang nyata," ungkap Ambar.