- oleh baznas
- 02 Oktober 2025 11:51:47
- 48 views
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Baznas Kabupaten Kulon Progo dalam upaya pemberdayaan mustahik di bidang otomotif, meluncurkan program Z-Auto sekaligus memberikan ganti oli gratis untuk 40 ojek online (ojol) dan ojek pangkalan.
Peluncuran dilakukan Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA dan Bupati Kulon Progo Dr HR Agung Setyawan ST MSc MM dengan simbolis mengisi oli pada motor ojek online (ojol), di halaman Kelurahan Wates, Rabu (24/9/2025). Acara yang juga untuk menyambut Hari Jadi ke-74 Kabupaten Kulon Progo ini dihadiri Kepala Kemenag, Asda 1, Kadinas Tenaga Kerja, Bank Syariah Indonesia (BSI), Kabag Kesra, Baznas DIY dan se-DIY, jajaran Baznas RI, Panewu dan Lurah Wates, serta lainnya. Pada acara itu diserahkan pula bantuan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) untuk beberapa mustahik/penerima manfaat.
Ketua Baznas Kulon Progo H Alfanuha Yushida MPMat menyampaikan bahwa, program Z-Auto Baznas merupakan upaya pemberdayaan mustahik di bidang otomotif. Bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mustahik, melakukan pendampingan usaha, memberikan bantuan berupa peralatan, dan mendorong mustahik agar menjadi muzaki (pemberi zakat).
Moving Out Of Mustahik (MOOM) Program Z-Auto Kulon Progo melibatkan 15 mustahik dari 7 kecamatan, yaitu Kokap, Pengasih, Sentolo, Samigaluh, Wates, Lendah, dan Galur. "Rangkaian Kegiatan meliputi Assessment penerima manfaat, pelatihan Mekanik bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja Kulon Progo di Balai Latihan Kerja (BLK) setempat, serta launching Z-Auto ini," katanya sembari menambahkan bahwa bantuan Z-Auto dari Baznas RI, sedangkan pergantian oli gratis untuk mustahik ojol dan ojek pangkalan dari Baznas Kulon Progo.
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan mengapresiasi dan menyampaikan rasa terima kasih kepada Baznas RI atas kepercayaan kepada Baznas Kulon Progo sudah dipercaya untuk menyalurkan bantuan Program Z-Auto Baznas program pemberdayaan ekonomi yang ditujukan untuk mustahik di bidang otomotif.
"Berharap ini bisa meningkatkan perekonomian keluarga secara khusus dan meningkat perekomian masyarakat secara umumnya. Program ini menjadi program yang sesuai bagi warga Kulon Progo yang mempunyai keahlian tetapi tidak menghendaki bekerja secara formal (mandiri atas usahanya sendiri)," ujarnya
Program ZAuto, ditegaskan Saidah Sakwan Pimpinan Baznas RI, hadir sebagai bentuk kebersamaan dalam mempercepat pemberdayaan masyarakat. "Program Z-Auto merupakan ikhtiar akselerasi untuk mengantarkan para mustahik keluar dari zona penerima manfaat zakat menuju posisi sebagai pelaku usaha yang mandiri. Saat ini telah hadir tidak kurang dari 600 unit Z-Auto di 18 provinsi dan 70 kabupaten/kota di seluruh Indonesia,” terang Saidah.
Kehadiran Z-Auto di Kulon Progo menjadi bukti bahwa daerah ini dipercaya sebagai salah satu champion dalam penghimpunan zakat terbesar di DIY. "Hal ini tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah serta sinergi antara muzaki, amil, dan masyarakat penerima manfaat. Kami sampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dalam menunaikan zakat melalui Baznas,” ujarnya.
Saidah juga mengingatkan bahwa dana zakat adalah dana suci yang harus dikelola dengan penuh tanggung jawab. Pihaknya berharap para penerima program Z-Auto di Kulon Progo dapat mengelola bantuan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga usaha bengkel otomotif yang dijalankan bisa tumbuh dan berkelanjutan. "Jadikan program ini sebagai titik awal kemandirian ekonomi keluarga," tandas Saidah.
Melalui program Baznas seperti Z-Auto, Balai Ternak, Kampung Zakat, dan Baznas Microfinance, pihaknya berupaya menekan angka kemiskinan. “Semoga para mustahik dapat benar-benar berdaya, usaha berkembang pesat, serta angka kemiskinan di Kulon Progo terus menurun,” pungkasnya
