- oleh baznas
- 28 Agustus 2023 08:58:27
- 1273 views
Madrasah Diniyah (Madin) Rutan Kelas IIB Wates diresmikan, dan diisi pengajian oleh Habib Mustofa Sayidi Baraqbah. Madin yang merupakan program inovasi Rutan Wates ini merupakan kerja sama Rutan dengan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kulonprogo serta Baznas setempat dengan mendatangkan tenaga pengajar ahli dari Pondok Pesantren Nurul Haromain.
Peresmian dilakukan Kepala Kankemenag Kulonprogo HM Muhammad Jamil SAg MPd dan dilakukan pula penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Baznas setempat dan Kankemenag, di Musala At-Taqwa Rutan Wates, beberapa hari lalu.
Kepala Rutan Kelas IIB Wates, Erik Murdiyanto menjelaskan, lembaga pendidikan keagamaan tersebut merupakan program inovasi Rutan Wates. Dengan tujuan belajar agar memiliki pengalaman, pengetahuan, ketrampilan beribadah, dan sikap terpuji yang berguna dalam sikap pribadinya, serta mempersiapkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) belajar untuk dapat mengikuti pendidikan agama Islam.
“Madin ini merupakan wadah pendidikan keagamaan formal bagi warga binaan. Jadi, kami inginkan menjadikan Rutan Wates menjadi tempat pendidikan spiritual keagamaan bagi warga binaannya sehingga berubah,” jelas Erik.
Kegiatan Pembinaan di Madin Rutan Wates ini berupa pembelajaran kepada warga binaan mulai dari kelas Iqro, hapalan Quran, tauhid, fiqih dan sebagainya, dengan dukungan pengajar dari Pondok Pesantren Nurul Haromain. "Berdirinya Madin di Rutan Wates ini menjadi momentum yang sangat baik untuk menjadi yang lebih baik. Kita sepakat memberikan pelayanan kepada saudara-saudara kita yang saat ini sedang menjalankan tahapan kehidupan di Rutan," pungkas Erik.
Sedang menurut Ketua Baznas Kabupaten Kulonprogo H Alfanuha Yushida MPMat, ini merupakan yang pertama PKS terkait Madin, apalagi dengan Rutan Wates. "Pada prinsipnya Baznas siap men support dana untuk kebutuhan penyelenggaraan madin ini. Karena dengan adanya madin ini akan me jadi bekal spiritual keagamaan bagi warga binaan pemasyarakatan," ujar Alfanuha.
