Kampung Zakat, Upaya Entaskan Kemiskinan dan Ungkit Ekonomi Umat

Program Kampung Zakat digulirkan sebagai upaya mengentaskan kemiskinan dan mengungkit ekonomi umat di berbagai daerah di Indonesia. Ini merupakan program sinergi antara Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan lembaga pengelola zakat lainnya.

"Program Kampung Zakat yang digulirkan sejak tahun 2018 ini telah hadir pada 18 provinsi. Kankemenag sebagai inisiator dan fasilitator berupaya menjadi jembatan atas berbagai permasalahan umat. Terutama pada kebutuhan dasar manusia meliputi ekonomi, pakaian, tempat tinggal, pendidikan, dan kesehatan. Diharapkan program tersebut dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Tentunya selaras dengan program penguatan moderasi beragama,” tegas Analis Kebijakan pada Seksi Pemberdayaan Zakat Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag DIY H Misbahrudin SAg MM dalam Podcast Reboan Kankemenag Kulonprogo, Rabu (01/03/2023). Podcast ini merupakan salah satu inovasi Kankemenag dan diharapkan beberapa informasi yang diperlukan oleh masyarakat dapat cepat tersampaikan dan lebih menarik.

Ketua Baznas Kulonprogo, H Alfanuha Yushida MPMat, menyampaikan bahwa program Kampung Zakat yang digagas dari Kementerian Agama ini selaras dengan program Kampung Berkah. “Sebelum adanya program Kampung Zakat ini, Baznas DIY termasuk Kulon9rogo telah membentuk Kampung Berkah. Inti dari kedua program ini sama, yaitu pada upaya pengentasan kemiskinan,” katanya.

Disampaikan Alfan, Baznas dapat saling bersinergi untuk pelaksanaan program ini. "Beberapa waktu lalu kita juga bersinergi dengan Puskesmas dan TNI dalam pelaksanaan program. Semoga nantinya benar-benar dapat bermanfaat bagi masyarakat secara luas,” ujar Alfanuha.

Saat ini, tambah Alfanuha, di Kulonprogo telah ada dua Kampung Berkah, yakni di Kalurahan Sendangsari Kapanewon Pengasih memasuki tahun kedua pelaksanaannya. Sedang tahun 2023 bertambah satu, di Kalurahan Sidoharjo Kapanewon Samigaluh. “Rencananya tahun 2023 ini Baznas DIY akan melaunching program ini di Kulonprogo,” pungkasnya.