13 KWT Terima Tenda dari Baznas Kulon Progo

Kamis (29/12/2022) sebanyak 13 Kelompok Wanita Tani (KWT) pelaksana kegiatan Pasar Tani menerima bantuan tenda beserta kelengkapannya dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kulon Progo. Penyerahan bantuan tenda dilakukan Wakil Ketua III Bidang Keuangan Perencanaan dan Pelaporan Baznas Kulon Progo, H Agus Nuryanto SM dan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Ir Muh Aris Nugroho MMA kepada KWT, di Aula Padi Menor Dinas Pertanian dan Pangan setempat.

Dikatakan Waka III Baznas Kulon Progo Agus Nuryanto, pihaknya memberikan bantuan senilai Rp. 52 juta yakni berupa tenda kepada 13 KWT yang membutuhkan. Pemberian tenda ini sebagai wujud apresiasi bagi KWT yang sudah rutin melakukan kegiatan Pasar Tani di wilayahnya masing-masing.

Menurut Kadinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Aris Nugraha, kegiatan Pasar Tani merupakan salah satu upaya pengembangan sektor hilir dari pertanian khususnya dari kegiatan pertanaman di pekarangan. "Fasilitasi tenda dari Baznas Kulon Progo ditujukan kepada 13 KWT yang sudah melaksanakan kegiatan pasar tani secara rutin, tetapi belum memiliki kelengkapan menunjang kegiatan pasar tani. Pasar tani diadakan KWT secara rutin umumnya pada pagi hari di akhir pekan " ujarnya.

Ketiga belas KWT penerima tenda, yaitu :KWT Rahayu Makmur (Derpoyudan, Tirtorahayu, Galur), KWT IDPM (Sapon, Sidorejo, Lendah), KWT Giri Makmur (Wonogiri, Jatirejo, Lendah), KWT Hikmah (Sempu, Bumirejo, Lendah), KWT Ayem Tentrem (Temben, Ngentakrejo, Lendah)KWT Sekar Asih (Kwarakan, Sidorejo, Lendah), KWT Atisomya Asri (Boro, Banjarasri, Kalibawang), KWT Tri Manunggal (Kragon 2, Palihan, Temon), KWT Clampean (Patihombo, Purwosari, Girimulyo), KWT Ngudi Rejeki (Kriyan, Hargorejo, Kokap), KWT Melati (Segajih, Hargotirto, Kokap), KWT Sido Sari (Tanggulangin, Sidomulyo, Pengasih), KWT Mulyo Asih (Pendem, Sidomulyo, Pengasih).

Aris Nugraha menuturkan dengan adanya bantuan tenda itu diharapkan dapat menambah semangat KWT untuk terus melaksanakan Gerakan Menanam Pangan di Pekarangan (Gempar). Yakni memanfaatkan pekarangan dengan penanaman berbagai tanaman pangan, yang kemudian hasilnya diolah dan dipasarkan melalui Pasar Tani dengan semangat Bela Beli Kulon Progo, Iso Nandur Didol Payu, Iso Gawe Didol Payu, Iso Ngingu Didol Payu.