Studi Tiru Baznas Kulon Progo Ke Baznas Jateng

Dalam upaya meningkatkan pengumpulan Zakat Infak Sedekah (ZIS), Baznas Kabupaten Kulon Progo melakukan studi tiru ke Baznas Provinsi Jawa Tengah, Rabu (28/12/2022). Baznas bersama Unit Pengumpul Zakat Organisasi Perangkat Daerah (UPZ OPD), perwakilan Baznas DIY, Asda 1, Bagian Kesra, Kemenag diterima Ketua Baznas Provinsi Jateng Dr KH Ahmad Darodji MSi beserta jajarannya.

Dikatakan Ketua Baznas Kulon Progo H Alfanuha Yushida MPMat, dipilihnya Baznas Jateng sebagai tujuan studi tiru, karena untuk menimba ilmu terutama terkait pengumpulan ZIS. Seperti diketahui Baznas Jateng sangat didukung oleh Gubernur yang mengajak para ASN untuk membayar Zakat.

"Kulon Progo sebenarnya juga sudah didukung Pemkab dengan surat edaran dan himbauan dalam berbagai kesempatan. Di Jateng ini kami juga ingin menyerap program-program yang dapat diterapkan di Kulon Progo. Adanya studi tiru ini, diharapkan pula dapat menambah semangat kami dan UPZ OPD dalam mengumpulkan ZIS. Sebab kami oleh Baznas RI ditarget tahun 2023 sebesar Rp 15 Miliar," ujar Alfanuha.

Ketua Baznas Provinsi Jateng Ahmad Darodji menyampaikan bahwa Gubernur Jateng membantu Baznas dengan mengumpulkan OPD untuk berkomitmen membayarkan ZIS dari Gaji sampai tunjangan sebesar 2,5 persen ke Baznas Jateng melalui payroll system. Potensi Zakat Jateng Rp 2,1 Trilyun. Dana masuk tahun 2021 sebesar Rp 57 Miliar (Provinsi). Dengan motivasi dan dorongan Gubernur Jawa Tengah, tahun 2022 sekitar Rp 81 Miliar.

Sedangkan Waka I Baznas DIY Dr H Munjahid MAg menuturkan bahwa maksud dan tujuan rombongan Baznas Kulon Progo ke Baznas Jateng yaitu untuk ngaji (menimba ilmu). "Saat ini di DIY sudah memiliki 38 LAZ yang berizin. Untuk program yang menonjol adalah Baznas DIY bekerja sama dengan Kemenag untuk melaksanakan pembinaan Madrasah Alquran di Lapas seluruh DIY," tambah Munjahid.