- oleh baznas
- 28 Agustus 2023 08:58:27
- 632 views
Kantor Kementeran Agama (KanKemenag) Kabupaten Kulonprogo siap membantu menggerakkan kembali dalam optimalisasi zakat melalui sosialisasi-sosialisasi pada berbagai pertemuan. Edukasi terkait zakat perlu disosialisasikan dengan gerakan bersama untuk pengelolaan zakat di Kulon Progo.
Hal itu dikatakan Kepala KanKemenag Kabupaten Kulon Progo yang baru H Muhammad Wahib Jamil SAg MPd saat menerima audiensi Baznas setempat Rabu (23/06/2021). Audiensi dari Baznas terdiri Ketua Drs H Abdul Madjid, Waka I H Agus Nuryanto, Waka III Sugiyanta SPdI, Waka IV Drs Hj Widiastuti.
"Diharapkan peran KUA dalam mendukung revitalisasi KUA oleh Menteri Agama salah satunya pemberdayaan ekonomi lemah. Sehingga fungsi ini yang belum tergarap oleh mereka, bisa dibangkitkan dan dilaksanakan. Nanti mekanisme apakah melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di sana atau kabupaten itu bisa dikoordinasikan," kata Wahib Jamil.
Terhadap penghimpunan madrasah yang belum optimal, Wahib Jamil akan mengumpulkan madrasah, apa yang menjadi kendala-kendalanya, sehingga bisa dicarikan solusinya. "Harapan kita benar-benar teroptimalisasikan penghimpunan Zakat Infak Sodaqoh (ZIS)," ujar Wahib Jamil.
Ketua Baznas Kabupaten KulonProgo Drs H Abdul Majid menyampaikan berbagai capaian dan pentasyarufan selama tahun 2021. "Kami harapkan sinergitas Baznas dan KanKemenag tetap berkelanjutan. Dulu KanKemenag sebagai pelopor terkait zakat, tapi kini tertinggal dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Maka memang diperlukan gerakan optimalisasi agar pencapaian lebih," kata Abdul Madjid.
Abdul Majid menambahkan untuk penghimpunan Januari-Mei 2021 dari KanKemenag dan Madrasah sebesar Rp 522,8 juta, terdiri dari KanKemenag Rp 324 juta dan madrasah Rp 178,8 juta. Pentasyarufan khusus madrasah sebesar Rp 122,3 juta. Untuk madrasah ini berasal dari penghimpunan MTs dan MA. "Sedangkan yang Madrasah Ibtidaiyah (MI) belum jadi UPZ. Mohon bantuan KanKemenag untuk mengajak MI bisa untuk berzakat," ujarnya.
