- oleh baznas
- 28 Agustus 2023 08:58:27
- 603 views
Dalam bulan Ramadan 1442 H ini, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kulonprogo mentasyarufkan (menyalurkan) bantuan sejumlah Rp 2,3 miliar. Khusus untuk pengayuh becak, pasukan kuning, Linmas, serta lainnya bantuan diserahkan Bupati, Wabup, Kapolres, Dandim, dan Ketua Baznas, Kamis (29/04/2021), di depan rumah dinas bupati dan seputar Alun-alun Wates.
Bersamaan itu diserahkan pula Kartu Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) kepada Wakil Bupati Fajar Gegana, Plt Asda 1 Setda Drs Eka Pranyata, dan Bambang Sutrisno SSos MSi Staf Ahli Bupati Setda. Serta pelepasan balon sebagai tanda "Gerakan Cinta Zakat."
Ketua Baznas Kulonprogo Drs H Abdul Madjid menyampaikan, penghimpunan Zakat Infak Sedekah (ZIS) selama Januari hingga Maret 2021 sebesar Rp 1,8 miliar. Sedang penyaluran Januari hingga Mei Rp 3,7 M, diantaranya untuk bulan Ramadan Rp 2,3 M.
"Penyaluran di bulan Ramadan ini untuk 18 mustahik, antara lain kaum Rois yang mencapai 1.500 orang. Kemudian Guru/Pegawai Tidak Tetap (G/PTT), serta ustadz dan ustadzah. Sedang pengayuh becak mencapai 125 orang," kata Abdul Madjid yang berterima kasih kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah berzakat.
Bupati Sutedjo menandaskan, bahwa kewajiban untuk membayar Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), secara tegas sudah diatur dalam Islam. Kalau perintah zakat sedemikian ditekankan untuk dilaksanakan dalam kehidupan ini, berarti banyak hikmah yang amat penting bagi diri kita maupun bagi muslim yang lain.
"Minimal ada 7 hikmah Zakat yang dapat kita peroleh yakni membersihkan jiwa, menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial, memperkokoh kesempurnaan pribadi, menumbuhkan kesadaran dan sikap tawakal, sarana untuk melahirkan dan memperkokoh masyarakat yang marhamah, dan menumbuhkan dzikrul maut, atau ingat akan mati," kata Sutedjo.
