- oleh baznas
- 28 Agustus 2023 08:58:27
- 1419 views
Kantor Kementerian Agama (KanKemenag) dan Baznas Kulon Progo menggelar sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan Zakat Profesi bagi ASN Muslim yang diadakan Penyelenggara Zakat Wakaf Kankemenag Kulon Progo, di Aula Menoreh, Senin (27/7/2020). Sosialisasi diikuti Kasubbag TU, Kasi/Penyelenggara, Kepala KUA, Kepala Madrasah Negeri, Pengawas PAI, Pengawas Madrasah dan Penyuluh.
Kepala KanKemenag Kulon Progo, H Ahmad Fauzi SH meminta satker dan unit kerja di lingkungannya menyetorkan zakat profesi pegawainya ke UPZ Kankemenag untuk selanjutnya diteruskan ke Baznas. "Tidak perlu kuatir terhadap programnya. Asal untuk program yang sesuai dan mengikuti prosedur insya Allah akan diperhatikan oleh Baznas,” tegas Fauzi.
Dikatakan Kepala Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat Wakaf (Penaiszawa) Kanwil Kemenag DIY, Drs H Muklas MSi, sesuai data dari Pusat Kajian Startegis Baznas RI tahun 2019, bahwa potensi zakat di DIY sebesar Rp 2,275 trilyun. Realisasinya, tahun 2018 Rp 82,3 miliar (0,041%), dan tahun 2019 meningkat menjadi Rp 163,6 miliar (0,0815%). “Untuk potensi zakat ASN di lingkungan Kanwil Kemenag DIY sekitar 7,8 miliar pertahun. Tetapi realisasinya baru tercapai kira-kira Rp 3 miliar,” ujar Muklas.
Ketua Baznas Kulon Progo, Drs H Abdul Madjid menyambut baik sosialisasi tersebut. “Tahun 2018 Baznas Kulon Progo mendapat penghargaan dari Kanwil Kemenag DIY sebagai Penghimpun Zakat Terbaik Kedua, sebesar Rp 4,2 miliar. Tahun 2019 meningkat menjadi Rp 8,96 miliar, tertinggi se-DIY. Tahun 2020 ini optimis dapat lebih meningkat lagi,” ujarnya sambil menambahkan, untuk pengumpulan zakat tahun 2019, Kankemenag Kulon Progo menempati posisi kedua terbanyak dengan jumlah Rp 366 juta.
