Sinergi Baznas & Disperindag

Baznas Kabupaten Kulonprogo bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat memberikan bantuan berupa 1.200 face shield dan 4 tempat cuci tangan. Penandatanganan dan penyerahan dilakukan Ketua Baznas Kulonprogo Drs H Abdul Madjid dan Kepala Disperindag Kulonprogo Iffah Mufidati SH dengan disaksikan Wakil Bupati Fajar Gegana, Rabu (01/07/2020) di Pasar Ngaglik Kalurahan Pleret Kapanewon Panjatan. Turut hadir Asisten I Setda H Jumanto, Kabag Kesra Drs Jazil Ambar Wasan, anggota DPRD Edi Priyono SIP, Muspika serta lainnya.

Ketua Baznas Abdul Madjid menyatakan, selain bantuan itu, pihaknya dalam membantu penanganan Covid-19 juga telah melakukan penyemprotan bekerja sama dengan PMI, pembagian masker, hand sanitizer dan thermogan, paket sembako, serta pemberian vitamin. "Bantuan berupa 1.20O face shield untuk Pasar Ngaglik, Bendungan dan Wates, sedangkan tempat cuci tangan untuk Pasar Ngaglik, Nggejlik, Ngebung, dan Pasar Panjatan," katanya.

Pedagang dan pengunjung pasar di Kabupaten Kulonprogo harus siap menghadapi new normal (normal baru). Mereka diminta selalu tertib dalam mengikuti protokol kesehatan. Jangan sampai karena tidak tertib di pasar ada yang terpapar dan menjadi tempat penyebaran, maka nanti pasar bisa ditutup.

Wabup Fajar Gegana mengatakan, pedagang dan pengunjung pasar di Kulonprogo harus siap menghadapi new normal (normal baru). Mereka diminta selalu tertib dalam mengikuti protokol kesehatan. Jangan sampai karena tidak tertib di pasar ada yang terpapar dan menjadi tempat penyebaran, maka nanti pasar bisa ditutup. :Ketika di pasar ada yang terpapar maka bisa menjadi klaster. Kita tidak ingin itu terjadi. Jadi bantuan face shield dan masker harus selalu dipakai, demikian pula tempat cuci tangan agar digunakan," ujar Fajar Gegana.

Sementara itu, Kepala Disperindag Kulonprogo Iffah Mufidati SH berharap pasar rakyat terus bisa aktif dan melayani masyarakat dalam kondisi yang tetap menjaga perilaku hidup bersih dan sehat. "Untuk masker hampir 98 persen sudah menggunakan, tapi kadang ada yang lupa, namun sudah ada kesadaran. Sesuai aturan Kementerian Kesehatan, dalam kondisi berinteraksi banyak orang dan jaga jarak seperti di pasar, maka ada dobel perlindungan yaitu masker dan face shield digunakan bersamaan," ucap Iffah.