- oleh baznas
- 28 Agustus 2023 08:58:27
- 1068 views
Baznas Kabupaten Kulonprogo mengadakan sosialisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid dan pelatihan tata cara penyembelihan hewan kurban, di aula Adikarto (Gedung Kaca), Selasa (30/07/2019). Kegiatan diikuti takmir masjid atau panitia kurban, UPZ Kecamatan menampilkan narasumber Drs H Abdul Madjid Ketua Baznas, drh Joko Purwoko dari Dinas Pertanian dan Pangan tentang penanganan hewan kurban agar menghasilkan daging yanb higienis dan berkualitas, dan Drs H Muh Fauzi MPdI dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dengan materi tata cara menyembelih hewan kurban yang syari.
Ketua Baznas Kulonprogo Drs H Abdul Madjid menjelaskan, masih ada yang belum tahu terkait tata cara penyembelihan hewan kurban. "Untuk itulah Baznas menggelar acara ini bagi takmir masjid/ panitia kurban agar mereka lebih tahu tentang itu. Semoga apa yang disampaikan narasumber bisa memberi manfaat bagi kita semua," ujarnya.
Drs H Muh Fauzi MPdI dari Kantor Kemenag Kulonprogo mengungkapkan, tidak sedikif di antara kaum Muslim yang belum mengerti dan memahami tentang tatacara penyembelihan hewan kurban yanv dicontohkan dan dianjurkan oleh Rasullah SAW. "Hendaknya yang menyembelih adalah shohibul kurban sendiri, jika dia mampu. Jika tidak maka bisa diwakilkan orang lain, dan shohibul kurban disyariatkan untuk ikut menyaksikan," kata Fauzi.
Drh Joko Purwoko Kepala Unit Pelaksana Teknis Rumah Pemotongan Hewan (UPT RPH) Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo menyampaikan penanganan sebelum disembelih, sapi dipuasakan kurang lebih 12 jam untuk mengeluarkan isi perut sebanyak-banyaknya, serta mempermudah mencuci jerohan. "Takmir yang ditugaskan untuk menyembelih maupun menangani hewan kurban harus berpakaian bersih dan tidak merokok. Juga harus mempersiapkan sarana untuk Sanitasi dari limbah kurban, isi jerohan hijau, pencucian jerohan," jelas Joko.
