Baznas Kulonprogo Tasyarufkan ZIS Pada 170 Pengayuh Becak

Seratus tujuh puluh pengayuh becak di Kabupaten Kulonprogo mendapat dana pentasyarufan dari Baznas setempat.  Penyerahan dilakukan Bupati Kulonprogo dr H Hasto Wardoyo SpOG(K) didampingi Wabup Sutedjo dan Ketua Baznas Drs H Abdul Madjid, Kamis (07/06/2018).

Hasto menyatakan kehadiran Bandara New Yogyakarta Indonesia Airport (NYIA) di Kabupaten Kulonprogo harus disambut dengan semangat oleh pengayuh becak. Sebab ke depan akan banyak perkembangan yang mengiringi hadirnya bandara NYIA, di mana pengayuh becak tidak hanya sekedar untuk mengantar belanja, namun juga melayani misalnya tamu-tamu maupun turis.

Ditambahkan Hasto, bantuan dari Baznas untuk pengayuh becak masih kecil dan belum meningkat atau masih sama dengan tahun lalu. Karena itu minta agar Baznas didoakan dalam penghimpunan bisa meningkat, sehingga tahun depan bisa menambah dana untuk pengayuh becak. "PNS THR-nya sudah turun, sehingga bisa menyisihkan 2,5 persen-nya untuk zakat," katanya.

Ketua Baznas Kulonprogo Drs H Abdul Madjid menyampaikan, saat ini Baznas baru sanggup memberikan Rp 100 ribu per pengayuh becak, ada 170 pengayuh becak dan ada tambahan dana dari bupati sebesar Rp 5 juta. "Dana tersebut dari zakat infaq sodaqoh (ZIS), terbesar memang PNS, meski masyarakat juga ada namun belum sebanyak PNS," kata Abdul Madjid.