OlympicAD 2017, Baznas Beri Dana Kulonprogo Taqwa

Tiga puluh enam siswa dan siswi dari SD hingga SMA/SMK Muhammadiyah se-Kabupaten Kulonprogo yang akan mengikuti OlympicAD (Olimpic Ahmad Dahlan Perguruan Muhammadiyah) di Bandar Lampung 25-29 Oktober 2017 mendapatkan uang pembinaan Kulonprogo Taqwa sebesar Rp 23 juta dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kulonprogo.

Penyerahan dilakukan Ketua Baznas Kulonprogo Drs H Abdul Madjid yang didampingi para Wakil Ketua, kepada Ketua Rombongan Agus Wiratno SAg dan Alip Mulyono MSI dari Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Daerah Muhammadiyah (Dikdasmen PDM) Kulonprogo, di Kantor Baznas, Senin (23/10/2017).

Dikatakan Ketua Baznas Kulonprogo Drs H Abdul Madjid, Baznas ikut berpartisipasi dalam Kulonprogo Taqwa dengan memberikan tali asih bagi peserta Olimpiade Ahmad Dahlan di Bandar Lampung. Untuk rincian Rp 23 juta yakni juara I tingkat DIY diberikan @ Rp 1,5 juta bagi 7 orang, juara 2 untuk 8 orang @ Rp 1 juta dan juara 3 @Rp 500 ribu bagi 9 orang.

 

Bantuan tersebut, kata Abdul Madjid, dapat untuk meningkatkan semangat berprestasi bagi siswa siswi SD, SLTP, dan SLTA di Muhammadiyah. "Pulang dari Bandar Lampung dengan membawa prestasi yang maksimal. Dapat ditunjukkan kepada masyarakat Kulonprogo bahwa kita memiliki siswa-siswa yang berbakat dan berprestasi," ujar Madjid.

 

Alip Mulyono dari Majelis Dikdasmen PDM) Kulonprogo, berterima kasih kepada Baznas atas bantuan/penghargaannya kepada siswa siswi peserta OlympicAD. "Semoga itu bermanfaat bagi kemajuan Kulonprogo terbentuk sesuai harapan Bupati," tutur Alip.

Dalam kegiatan tersebut, dijelaskan Alip, PDM Kulonprogo mengirimkan peserta sebanyak 36 (laki-laki 13 dan perempuan 23) dengan pendamping 19 orang. Ke-36 siswa terdiri SMA/SMK Muh 7 siswa, SMP 15, dan SD 14 yang akan mengikuti 9 cabang lomba (IPA, MTQ, MHQ, Film Indie, Matematika, Robotic, Otomatif, Ismu in Arabic, News Reading). "Kegiatan ini bertujuan membangkitkan semangat kerjasama dan sinergi antara institusi pendidikan Muhammadiyah di Indonesia, serta menyiapkan generasi penerus yang unggul dan mandiri," ujar Alip.